Menjual Obat Herbal tanpa Efek Samping Dan Sudah Terdaftar Di BPOM

Selasa, 12 Desember 2017

Vaksin HPV bagi yang belum menikah tapi sudah aktif seks

Kemunculan luka melepuh berwarna kemerahan dan terasa sakit di sekitar area kelamin merupakan gejala penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) Herpes Genital. Karena penyebaran penyakit herpes genital melalui hubungan seksual jadi sangat rentan bagi mereka yang sering bergontaganti pasangan. Infeksi yang terjadi pada kasus herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks atau sering disebut sebagai HSV. HSV dapat menular dan masuk ke dalam tubuh melalui berbagai membran mukosa dalam tubuh, seperti mulut, kulit, dan kelamin.

Herpes merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena virus. Pada dasarnya penyakit yang disebabkan oleh virus akan membaik dengan sendirinya sesuai dengan kekuatan daya tahan tubuh Anda, namun hal tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan apabila Anda meminum obat yang dapat membantu mengurangi gejala serta pertumbuhan virus.

Herpes Genital

Herpes Genital adalah infeksi yang disebabkan oleh Virus Herpes Simplex (terutama HSV=Herpes Simplex Virus type II), ditandai dengan timbulnya vesikula (vesikel = peninggian kulit berbatas tegas dengan diameter kurang dari 1 cm dan dapat pecah menimbulkan infeksi seperti luka memerah pada kelamin) pada permukaan mukosa kulit (mukokutaneus), bergerombol di atas dasar kulit yang berwarna kemerahan.

Saat ini dikenal dua macam herpes yakni herpes zoster dan herpes simpleks. Kedua herpes ini berasal dari virus yang berbeda. Herpes zoster disebabkan oleh virus Varicella zoster. Zoster tumbuh dalam bentuk ruam memanjang pada bagian tubuh kanan atau kiri saja. Jenis yang kedua adalah herpes simpleks, yang disebabkan oleh herpes simplex virus (HSV). HSV sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu HSV-1 yang umumnya menyerang bagian badan dari pinggang ke atas sampai di sekitar mulut (herpes simpleks labialis), dan HSV-2 yang menyerang bagian pinggang ke bawah, terutama bagian kelamin. Sebagian besar herpes genitalis disebabkan oleh HSV-2, walaupun ada juga yang disebabkan oleh HSV-1 yang terjadi akibat adanya hubungan kelamin secara orogenital, atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut dengan oral seks, serta penularan melalui tangan.

Infeksi

Bila seseorang terkena HSV, maka infeksi yang terjadi dapat berupa episode I infeksi primer (pertama kali terjadi pada dirinya), episode I non primer, infeksi rekurens (ulangan), asimtomatik atau tidak ada infeksi sama sekali. Pada episode I infeksi primer, virus dari luar masuk ke dalam tubuh hospes (penerima virus). Selanjutnya, terjadilah penggabungan virus dengan DNA hospes tersebut dan mengadakan multiplikasi atau replikasi sehingga menimbulkan kelainan pada kulit. Virus akan menjalar melalui serabut saraf sensorik ke ganglion saraf dan berdiam secara permanen dan bersifat laten.

Pada episode I non infeksi primer, infeksi sudah lama berlangsung tetapi belum menimbulkan gejala klinis. Pada keadaan ini tubuh sudah membentuk antibody sehingga pada waktu terjadinya episode I ini kelainan yang terjadi tidak seberat episode I dengan infeksi primer.

Sedangkan infeksi rekurens terjadi apabila HSV yang sudah ada dalam tubuh seseorang aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini terjadi karena adanya factor pencetus, yaitu berupa trauma (luka), hubbungan seksual yang berlebihan, demam, gangguan alat pencernaan, stress, kelelahan, makanan yang merangsang, alkohol serta obat-obatan yang menurunkan kekebalan tubuh seperti misalnya pada penderita kanker yang mengalami kemoterapi.

Gejala

Herpes genitalis primer memiliki masa inkubasi antara 3 - 7 hari. Gejala yang timbul dapat bersifat berat tetapi bisa juga tidak tampak, terutama apabila lukanya berada di daerah mulut rahim pada perempuan. Pada awalnya, gejala ini didahului oleh rasa terbakar beberpa jam sebelumnya pada daerah dimana akan terjadi luka. Setelah luka timbul, penderita akan merasakan gejala seperti tidak enak badan, demam, sakit kepala, kelelahan, serta nyeri otot. Luka yang terjadi berbentuk vesikel atau gelembung-gelembung. Kemudian kulit tampak kemerahan dan muncullah vesikel yang bergerombol dengan ukuran sama besar. Vesikel yang berisi cairan ini mudah pecah sehingga menimbulkan luka yang melebar. Bahkan adakalanya kelenjar getah bening di sekitarnya membesar dan terasa nyeri bila diraba.

Pada pria gejala akan tampak lebih jelas karena tumbuh pada kulit bagian luar kelenjar penis, batang penis, buah zakar, atau daerah anus. Sebaliknya, pada wanita gejala itu sulit terdeteksi karena letaknya tersembunyi. Herpes genitalis pada wanita biasanya menyerang bagian labia majora, labia minora, klitoris, malah acap kali leher rahim (serviks) tanpa gejala klinis. Gejala itu sering disertai rasa nyeri pada saluran kencing.

Penularan

Baik HSV-1 maupun HSV-2 menular melalui kontak kulit, ciuman, hubungan seks dan oral seks. Herpes paling mudah ditularkan pada masa terjadinya luka koreng pada kelamin. Akan tetapi virus juga dapat menyebar selama tidak ada gejala yang tampak, dan ditularkan dari daerah yang kelihatannya tidak aktif. Sebagian besar penularan herpes genitalis ini terjadi melalui kontak seksual. Sulitnya, kadang-kadang penderita tidak sadar bahwa ia sedang kambuh, sehingga dengan melakukan hubungan seks yang tidak terlindungi, ia menularkan virus ini ke pasangannya.

Memang akibat infeksi HSV-2 jarang sampai menimbulkan kematian pada orang dewasa. Namun herpes genitalis perlu penanganan serius, karena selain belum ada obat atau vaksin yang efektif, perkembangan akibatnya pun sulit diramalkan. Infeksi primer dini yang segera diobati besar kemungkinan akan dapat mencegah penyakit ini kambuh, sedangkan infeksi rekuren (ulangan) hanya dapat dibatasi frekuensi kambuhnya.

Suami atau istri dengan pasangan yang pernah terinfeksi herpes genitalis perlu melakukan proteksi individual dengan cara menggunakan dua macam alat perintang, yaitu spermicidal foam (busa pembasmi sperma) dan kondom. Spermicidal foam mampu mematikan virus, sedangkan kondom berfungsi untuk menghambat atau mengurangi masuknya virus. Sementara itu si pengidap harus berusaha menyingkirkan faktor-faktor pencetus seperti yang sudah diungkapkan di atas.

Yang juga dikhawatirkan adalah penularan ibu yang mengidap HSV kepada bayi yang dikandung/dilahirkannya. Bila penularan (transmisi) terjadi pada trimester I kehamilan, hal itu cenderung mengakibatkan abortus. Sedangkan pada trimester II bisa terjadi kelahiran prematur. Bayi yang lahir dari ibu yang menderita herpes genitalis dapat menderita kelainan yang sangat beragam, mulai dari hepatitis, ensefalitis bahkan bisa lahir dalam keadaan mati.

Pencegahannya

Selain pencegahan terhadap penularan serta menghindari faktor pencetus bagi penderita, yang perlu juga diperhatikan adalah kondisi kejiwaan bagi penderita herpes genitalis ini. Anggapan bahwa herpes adalah penyakit kotor, tidak dapat disembuhkan, menular dengan mudah, dll, membuat orang yang terkena herpes akan malu dan takut melakukan pemeriksaan dan berobat. Padahal apabila pengobatan dilakukan sedini mungkin, maka penyakit ini lebih bisa dikendalikan.

Virus herpes simpleks dapat menular dari penderita tanpa gejala apa pun. Tapi tingkat penularan virus ini akan lebih tinggi jika infeksi sedang kambuh. Penderita herpes simpleks disarankan untuk tidak berhubungan seksual ketika sedang memiliki luka yang terbuka.
Jika terdapat luka terbuka atau melepuh pada bagian mulut, jangan mencium pasangan Anda. Berbagi mainan seksual juga bisa menularkan virus ini. Jika ingin berbagi, pastikan Anda mencucinya terlebih dahulu.

Walau tidak sepenuhnya menghilangkan risiko terkena herpes genital, kondom dapat membantu menghambat penularannya. Penggunaan kondom dapat melindungi diri dan pasangan Anda. Tapi perlu diingat bahwa kondom hanya menutupi penis saja. HSV dapat menular melalui kontak dengan bagian tubuh lain, seperti mulut saat melakukan seks oral atau anus saat melakukan seks anal. Jika Anda atau pasangan merasa berisiko terinfeksi HSV, segeralah lakukan tes untuk memastikan diagnosis.

Virus herpes simpleks tidak bisa bertahan lama pada benda di luar tubuh manusia. Virus ini membutuhkan tubuh manusia untuk bertahan hidup. Tapi tidak ada salahnya untuk menghindari risiko penularan dengan tidak berbagi handuk atau pun pakaian.

Obat Herpes Genital Di apotik 

1. Betason N Cream

Pemakaian Betason N Cream atau yang memiliki nama lain Betamethasone neomycin secara rutin akan menghilangkan bercak herpes secara ampuh. Salep obat herpes paling ampuh ini perlu digunakan sesuai resep dokter. Pemakaian jangka panjang obat ini perlu dikonsultasikan dulu dengan dokter. Hal ini karena untuk pemakaian jangka panjang akan memberikan efek sistemik yang sangat kuat kepada konsumennya.

2. Acyclovir Cream

Obat herpes kulit Acyclovir adalah salep obat herpes paling ampuh selanjutnya yang direkomendasikan oleh tenaga medis untuk mengobati infeksi virus herpes. Acyclovir dapat mengobati herpes dengan cepat dan aman. Salep ini dapat mengatasi masalah herpes simpleks, herpes genitalis dan herpes zoster. Acyclovir dapat Anda beli dengan resep dokter dan tanpa resep dokter di apotik terdekat.

3. Zovirax Cream

Obat herpes paling ampuh yang bisa Anda pilih selain pil herpes, Anda juga bisa menggunakan obat herpes salep menanganinya. Salah satu salep herpes yang manjur adalah Zovirax. Salep ini adalah antivirus topikal yang termasuk salah satu salep herpes paling bagus. Zovirax dapat menangani herpes zoster, herpes simplek, dan herpes genital.

4. Zoter Cream

Salep herpes selain Acyclovir yang juga direkomendasikan dan aman digunakan adalah Zoter. Obat herpes paling ampuh yang satu ini dapat mengatasi infeksi virus herpes simplek pada kulit dan selaput lendir. Infeksi virus herpes zoster juga dapat teratasi dengan baik. Simpan di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya.

Obat Herpes Genital Herbal

1. Tanaman Dewa Merah

Tanaman obat tradisional untuk penyakit herpes selanjutnya adalah daun dewa merah, tanaman ini dipercaya ampuh dalam mengatasi penyakit herpes. Kandungan antibiotik yang ada di dalamnnya membuat tanaman dipercaya untuk mengobati penyakit-penyakit luar, seperti penyakit herpes, luka gores, bakar dan obat herbal untuk sariawan.Cara membuatnya pun cukup mudah, yaitu dengan menumbuk halus daunnya kemudian dioleskan pada bagian yang luka.

2. Daun Binahong

Tanaman obat tradisional yang bisa kita gunakan untuk menyembuhkan penyakit herpes pertama adalah daun binahong. Kandungan antibiotik yang terkandung dalam daun binahong sangat berkhasiat untuk menyembuhkan luka gores maupun bakar da tidak terkecuali luka yang disebabkan penyakit herpes. Selain itu, cara penggunaannya pun mudah, kita cukup mengambil dan binahong secukupnya kemudian menumbuknya sampai halus.Setelah halus kita bisa meetakkan halusan daun binahong pada kulit yang terkena herpes.

3. Teh Hijau

Selain nikmat untuk menjadi minuman hangat dipagi hari,ternyata teh hijau juga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit herpes. Teh hijau mengandung senyawa-senyawa yang baik bagi tubuh dan salah satunya adalah antioksidan. Cara menggunakannya pun cukop mudah, yaitu dengan mencelupkan teh hijau pada air hangat kemudian kompreskan pada luka herpes. Untuk hasil maksiamal diamkan kompresan tersebut selama 3 menit. Lakukan hal tersebut sampai kondisi kita benar-benar memaik.

4. Jintan Hitam

Jinta hitam atau Habbatusauda merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang cocok untuk mengobati segaa macam penyakit, termasuk herpes. Tidak jauh beda dengan jintan hitam, tanaman ini juga mengandung antioksdan yang cukup tnggi sehingga dipercaya ampuh untuk mengobati penyakit kulit yang satu ini.

Untuk membuat ramuan kita membutuhkan beberapa bahan, diantaranya adalah jintan hitam 1 sdt, temu putih, umbi bidara upas, brotowali dan terakhir daun sambiloto. Caranya adalah dengan memasukkan bahan-bahan diatas pada air mendidih, dengan air sebanyak 1 liter. Tunggu hingga ramuan tersebut menyusut atau tersisa 2 gelas.

Itulah beberapa pengobatan untuk menyembuhkan herpes genital baik dengan obat herpes genital di apotik maupun dengan obat herpes genital herbal. Jika anda membutuhkan obat herpes genital herbal yang sudah terbukti mampu menyembuhkan penyakit herpes genital silahkan kontak no yang ada diwebsite ini.

Paket Herbal Herpes
https://api.whatsapp.com/send?phone=6282138615111&text=Pesan%20Obat%20Herbal

Pantangan Bagi Penderita Penyakit Herpes

Ada Beberapa Pantangan Bagi Penderita Penyakit Herpes yang harus di perhatikan. jadi jika anda sedang mengalami penyakit herpes di bawah ini meruapakan yang tidak boleh di lakukan. karena akan memicu terjadinya herpes semakin parah.

Larangan Bagi yang Menderita Herpes

  • Dilarang Melakukan Hubungan seksual – Pada beberapa penderita herpes, gesekan kulit yang belebihan sehingga mengiritasi lapisan kulit dapat mengakibatkan gejala herpes muncul kembali. Menggunakan cairan pelumas dapat membantu mengurangi iritasi akibat gesekan kulit tersebut. Hindari menggunakan pelumas atau kondom yang mengandung spermisida nonoxynol-9, karena dapat mengiritasi selaput lendir seperti lapisan vagina. Pelumas berbahan dasar minyak juga harus dihindari karena dapat merusak lapisan kondom.
  • Makanan Pantangan herpes adalah makanan yang mengandung arginine atau asam amino tingkat tinggi seperti kacang, cokelat dan almond. Asam amino arginine ini diperlukan virus herpes untuk proses replikasi. Mengkonsumsi makanan yang mengandung arginin tinggi dapat membuat herpes lebih sering kambuh. Pantangan penyakit herpes yang sama berlaku untuk suplemen makanan yang mengandung arginine seperti suplemen yang dirancang untuk memperbaiki disfungsi ereksi atau meningkatkan potensi seksual.
  • Udara dingin dan sinar matahari dapat memicu kambuhnya herpes mulut. Namun kemungkinan herpes kelamin untuk kambuh akibat hal ini sangat kecil. Untuk mencegah herpes mulut kambuh kembali, hindari sinar ultraviolet dengan berjemur matahari atau menggunakan tempat tidur khusus untuk menghitamkan kulit.
  • Perubahan hormon seperti yang terjadi pada siklus menstruasi dapat mempengaruhi kambuhnya herpes kelamin. Alasan mengapa hal ini terjadi masih diteliti.
  • Luka pada tubuh seperti setelah menjalani operasi dapat membuat gejala herpes muncul.
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah dapat membuat herpes lebih sering kambuh. Penderita HIV misalnya, herpesnya cenderung memiliki lebih sering kambuh daripada orang dengan fungsi kekebalan tubuh yang normal.
  • Stres dapat membuat herpes lebih sering kambuh, bahkan kekhawatiran tentang penyakit herpes yang Anda derita mungkin dapat menjadi faktor pemicu timbulnya gejala herpes. Cobalah untuk menghindari hal-hal yang bisa memicu stres.
  • Pantangan herpes yang terakhir adalah rokok dan alkohol. Merokok dan mengkonsumsi minuman alkohol yang berlebihan juga dapat mengakibatkan herpes lebih sering terjadi.
Mohon Di Perhatikan Larangan Bagi yang Menderita Herpes karena ini semua demi kesehatan anda.
    Berikut adalah bukti resi dan paket obatnya


Note*
Resi adalah bukti pengiriman yang sah dan valid , seluruh data yang tercantum pada resi merupakan data pengiriman paket yang anda , pesan . Anda dapat memantau perjalan paket yang anda pesan dengan memasukan nomor resi yang tertera pada resi , dengan akses situ www.berdu.id , lalu pada kolom search masukanlah resi pengiriman yang tdi telah di kasih oleh Customer service De nature , maka akan keliahatan paket anda .

Jika Memerlukan Obat Herbal Yang lainya Silahkan Buka Katalog Obat Herbal De nature Klik www.situsdokterherbal.com

Vaksin HPV bagi yang belum menikah tapi sudah aktif seks Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Obat herpes

0 komentar:

Posting Komentar